KORDANEWS – Sejumlah warga Amerika Serikat dikabarkan menggunakan alkohol yang terkandung pada vodka untuk membuat hand sanitizer (pembersih tangan). Hal itu dilakukan dalam rangka untuk mencegah penyebaran tertular virus corona yang kian merebak di AS pasca ditemukan pertama kali di Kota Wuhan, Hubei, China.
Salah satu merek vodka yang digunakan oleh warga AS adalah Tito’s. Vodka yang di produksi di Austin, Texas itu dianggap oleh sebagian warga AS mampu membunuh virus yang menempel di tangan.
Namun, apa yang dilakukan oleh sebagian warga AS itu ternyata keliru. Tito’s Handmade Vodka dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa kandungan alkohol pada produknya tidak sesuai standar yang ditentukan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS.
Dalam panduanya, CDC menyampaikan hand sanitizer menggunakan alkohol sebesar 60 persen. Sedangkan yang terkandung pada Tito’s Vodka hanya sebesar 40 persen.
Melansir CNN, Jumat (6/3), Tito’s menyampaikan bahwa mencuci tangan merupakan cara terbaik untuk melawan virus nCoV-19 sebagaimana yang dianjurkan CDC. Hand sanitizer baru digunakan jika sabun dan air tidak tersedia untuk membersihkan tangan.
Para ahli menyampaikan pembersih tangan buatan sendiri secara umum bukan pilihan yang bagus meski produk yang dijual di pertokoan memiliki kekurangan. Para ahli menyampaikan warga AS untuk mengikuti anjuran CDC dengan menggosok tangan selama 20 detik di air mengalir.














