Gambo Muba adalah tekstil khas metode jumputan, diwarnai dengan dicelup getah gambir yang awalnya dianggap limbah dan dibuang percuma. Kini Thia mampu mendorong perajin gambir dengan merubah limbah menjadi pewarna utama kain. Sebagai prosuk Eco fashion, Gambo Muba memakai 100 persen pewarna anti kimia.
“Ini menjawab isu international bahwa lebih dari 50 persen limbah kimia berasal dari limbah tekstil. Gambo Muba adalah aksi alternatif dan sumbangan Muba untuk dunia tekstil. Kami tidak menghasilkan limbah kimia tetapi memanfaatkan limbah getah gambir untuk pewarna Gambo Muba,” tandasnya.
Ketua Dekranasda Provinsi Sumsel Febrita Lustia mengucapkan terima kasih atas partisipasi Dekranasda Kabupaten/Kota di Sumsel yang turut meramaikan produk UMKM di Kriya Sriwijaya.
“Terima kasih, semoga nantinya Kriya Sriwijaya ini bisa andil meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM khususnya di bidang kerajinan Sumsel,” pungkasnya. (ts)
Editor : Surya S















