Home Peristiwa Tekan Peredaran Obat dan Makanan berbahaya, BPOM Gelar Pertemuan Lintas Sektoral

Tekan Peredaran Obat dan Makanan berbahaya, BPOM Gelar Pertemuan Lintas Sektoral

BPOM Adakan Pertemuan Lintas Sektor

KORDANEWS-Balai Besar POM adakan pertemuan Lintas Sektor Penegakan Hukum Tindak Pidana Bidang Obat dan Makanan berlangsung di Hotel The 1O1 Rajawali, Palembang. Acara ini dihadiri dinas dan bidang terkait.

Yosef Dwi Irwan S.Si., Apt selaku Kepala Balai Besar POM Palembang kepada KordaNews mengatakan “Pertemuan yang dilakukan oleh BPOM ini merupakan Lintas Sektor Penegakan Hukum Tindak Pidana Bidang Obat dan Makanan ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan upaya pencegahan dan pemberantasan makanan dan obatan ilegal dan secara komprehensif” jelasnya. Senin (30/11)

Dikatakannya, pada tahun 2017-2020 penyidik sipil dari Balai POM di Kotak Palembang ini, sudah menangani 70 pekara dengan nilai 2,8 milyar dan 31 pekara sudah dinaikan ke tingkat penyidikan dan separoh dilakukan penegakan hukum prinsifsial.

Menurutnya, dengan diadakan kegiatan ini, bisa menambah jejaring dan kriminal system yang ada lebih baik lagi, karena pada prinsipnya Penegakan hukum dari BPOM ini tidak bisa sendiri, dibutuhkan dukungan, kemitraan dari seluruh stakeholder yang ada untuk memastikan supplay dan demond terkaitan dengan obat dan makanan ilegal ini, dapat diputus sehingga peredaran makanan dan obatan ilegal dapat diberantas dengan baik. Sistem trategisnya adalah cegah dan tangkal, pengawas dan tindakan. Salahsatunya memperdayakan masyarakat.

“Memperdayakan masyarakat ini diharapkan masyarakat lebih sadar lagi pentingnya makanan yang bermutu dan bermanfaat yang lebih penting lagi yang sudah memiliki izin edar” tambahnya.

“Kegiatan ini diikuti oleh kepolisian, kejaksaan, pengadilan, BNN, Bea Cukai, Pemerintah Daerah, Provinsi, Pemkot, Dinas Kesehatan juga Perdagangan, Asperindo yang semua berperan aktif untuk menginformasikan kalau ada pengirimam dan transaksi pengiriman produk tidak sesuai ketentuan.” tutupnya.

Sementara Litizia selaku staf ahli Walikota Palembang mengatakan “Acara ini menggalang komitmen bersama dalam rangka pengawasan dan penegakan tentang obat dan makanan yang ilegal dan dapat bersinergi sehingga menjadi kan kegiatan yang lebih optimal dalam meningkatkan pengawasan makanan dan obatan yang ilegal” pungkasnya. (eh).

 

Editor : Andra.

Tirto.ID
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here