“Nah, cita-cita ini yang pasti harus kita dukung. Harapan kita dapat mengurangi angka kemiskinan dan rumah tidak layak huni di Kota Palembang.”
Keinginan Baznas ini lanjut Fitri bisa tercapai, karena berdasarkan data, ada 1,6 juta jiwa masyarakat kota Palembang. jika 50 persennya membayarkan zakat, tentu hal ini dapat tercapai.
“Saya juga berharap agar Baznas tidak menghimpun zakat ASN saja. Ke depan menggandeng perusahaan agar dapat menyalurkan kewajiban zakat melalui Baznas. Jadi, Baznas Kota Palembang membanu menghimpun dana zakat dan tentunya disalurkan kepada penerima yang tepat sasaran,” kata dia.
Ketua Baznas Kota Palembang, Kgs M Ridwan Nawawi, mengatakan, tantangan program bedah rumah satu bulan satu rumah bisa terwujud, jika masyarakat kompak.
“Bahkan, rencana kita nanti ada program dua bulan sekali kita berikan rumah langsung berikut dengan lahan dan sertifikat rumahnya, untuk warga yang memang tidak mampu dan tidak memiliki rumah. Asal sesuai kriteria,” ujar Ridwan.
Ia menambahkan, Baznas juga berencana membangun bedeng, yang akan dihuni warga tidak mampu secara gratis, tidak dipungut sewa.”Jadi, selama warga ini belum memiliki tempat tinggal layak, maka dia bisa menunggu bedeng yang akan kita siapkan nanti. Sekarang lagi proses mencari lahannya, mudah-mudahan bisa terwujud.”
Ia juga berharap agar masyarakat dapat membantu, terutama berzakat melalui UPZ yang ada di kecamatan dan siap menghimpun dana ummat.
“InsyaAllah amanah. Kami juga menyediakan program selain bedah rumah. Antara lain program bidang pendidikan, kesehatan dan lainnya, mudah-mudahan bermanfaat,” kata Ridwan.
Editor : Admin.













