Sementara itu secara virtual Direktur Mega Proyek Energi Baru dan Terbarukan PT. PLN Wiluyo Kusdwiharto mengungkapkan pihaknya sangat bersyukur karena atas kerja keras dan ikhlas semua pihak baik Pemprov Sumsel maupun Pemkab Banyuasin sistem interkoneksi jaringan kabel laut ini berhasil dikerjakan pada akhir Maret 2022.
Dengan selesainya pengerjaan ini diharapkannya membawa berkah tersendiri bagi semua pihak. Apalagi proyek ini juga membanggakan karena merupakan sistem kelistrikan dengan kabel laut terpanjang di Indonesia.
” Dengan interkoneksi kita berharap dapat mengalirkan energi listrik dari sistem kelistrikan Sumatera yang kaya energi hijau ke pulau Bangka,” jelasnya.
Menurut Wiluyo pengerjaan ini memiliki tingkat kesulitan sangat tinggi dan tidak mudah khususnya pada pengerjaan SUTT dan SKTT di area kontur yang ekstrim.
” Untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel, Bupati Banyuasin dan Forkopimda dan berharap dengan beropersinya terkoneksi jaringan ini dapat memberikan manfaat besar bagi sistem kelistrikan di Pulau Bangka,” tambahnya.
Ditempat yang sama Wakil Bupati Banyuasin Slamet Sumosentono juga tak kalah gembira karena interkoneksi jaringan kabel laut dengan landing di Tanjung Carat-Muntok Bangka ini akhirnya berhasil dioperasikan.
” Semoga ini nantinya mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan kecukupan suplai listrik di Sumsel khususnya Banyuasin serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Editor : Admin.















