KORDANEWS – Banjir yang merendam sekitar 2.500 unit rumah di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mulai berangsur surut pada Rabu (21/1/2026). Camat Air Sugihan, Ardilles Siahaan, menyebut debit air di sejumlah wilayah terdampak menunjukkan penurunan signifikan, meski pemantauan masih terus dilakukan.
Ardilles menjelaskan, banjir sebelumnya dipicu curah hujan tinggi yang diperparah pasang air laut, sehingga sempat melumpuhkan aktivitas warga. Pemerintah kecamatan bersama Pemkab OKI kini menyiapkan langkah pencegahan, seperti pengerukan kanal pembuangan, pengecekan pintu air dan tanggul, serta normalisasi sungai dengan melibatkan dinas terkait dan perusahaan sekitar.
Sementara itu, BPBD OKI mencatat banjir meluas ke wilayah Ilir. Di Kecamatan Kayuagung tercatat 575 rumah terdampak, SP Padang 540 rumah, dan Pedamaran 388 rumah, sedangkan Kecamatan Tanjung Lubuk masih dalam pendataan. Ketinggian air di sejumlah pemukiman bervariasi antara 10 hingga 20 sentimeter.
Meski belum ada laporan pengungsian massal, BPBD OKI memastikan terus bersiaga dan melakukan pemantauan intensif terhadap tinggi muka air sungai serta kondisi warga, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.(Jml)















