Entertainment

Thomas Ramdhan Isyaratkan Panggung Terakhir Bersama GIGI, Akhiri Perjalanan Panjang Lebih dari Tiga Dekade

×

Thomas Ramdhan Isyaratkan Panggung Terakhir Bersama GIGI, Akhiri Perjalanan Panjang Lebih dari Tiga Dekade

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Kabar mengejutkan datang dari industri musik Indonesia. Thomas Ramdhan, bassist sekaligus salah satu pendiri GIGI, mengumumkan kemungkinan dirinya akan menjalani penampilan terakhir bersama band yang telah membesarkan namanya tersebut. Momen itu disebut akan terjadi pada 25 April 2026, memicu gelombang reaksi emosional dari para penggemar.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Thomas melalui media sosial pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia menulis bahwa tanggal tersebut “kemungkinan hari terakhir” dirinya tampil bersama GIGI di atas panggung. Meski tidak secara eksplisit menyatakan pengunduran diri, pernyataan itu cukup kuat untuk menimbulkan spekulasi bahwa ia akan benar-benar meninggalkan band setelah lebih dari 30 tahun berkarier bersama.

Sebagai salah satu personel asli sejak GIGI berdiri pada 1994, Thomas memiliki peran penting dalam membentuk identitas musik band ini. Permainan bass-nya menjadi fondasi bagi banyak lagu hits yang melekat di telinga masyarakat Indonesia. Selama tiga dekade, GIGI dikenal sebagai salah satu band papan atas dengan konsistensi berkarya dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Namun, di balik pengumuman tersebut, tersirat nuansa emosional yang cukup dalam. Thomas sempat menyinggung soal kepercayaan dan relasi personal, bahkan menggunakan ungkapan yang mengarah pada kekecewaan. Hal ini memicu dugaan adanya dinamika atau konflik internal di dalam tubuh band. Meski demikian, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi baik dari Thomas maupun anggota GIGI lainnya terkait situasi sebenarnya.

Reaksi publik pun terbelah antara rasa sedih dan harapan. Banyak penggemar menyampaikan dukungan sekaligus rasa kehilangan, mengingat kontribusi besar Thomas dalam perjalanan panjang GIGI. Bagi sebagian orang, kepergiannya akan menandai berakhirnya era klasik band tersebut. Namun, ada pula yang berharap bahwa ini bukanlah perpisahan permanen, melainkan hanya jeda sementara seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *