Politik

Puji Kepemimpinan Cik Ujang, AHY: Nakhoda Andal Tidak Lahir dari Lautan Tenang

×

Puji Kepemimpinan Cik Ujang, AHY: Nakhoda Andal Tidak Lahir dari Lautan Tenang

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Sumsel secara virtual, Kamis (30/4/2026) malam. Foto : Humas Pemprov Sumsel

KORDANEWS – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan apresiasi mendalam terhadap ketangguhan Cik Ujang dalam menakhodai DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan (Sumsel). AHY menilai, di bawah kepemimpinan Cik Ujang, Demokrat Sumsel terbukti mampu bertahan meski dihantam berbagai badai politik yang hebat.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Sumsel secara virtual, Kamis (30/4/2026) malam. AHY menyoroti bagaimana kepengurusan Cik Ujang selama lima tahun terakhir berhasil menjaga marwah partai di tengah upaya pihak luar yang mencoba mengganggu kedaulatan internal.

“Kepemimpinan Cik Ujang lima tahun ini saya nilai berhasil menjaga capaian-capaian. Itu tidak mudah di tengah Demokrat menghadapi ancaman serius dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Sumsel saya nilai berani menghadapi semua dan selamat,” ujar AHY disambut tepuk tangan para kader.

AHY menggunakan analogi pelaut untuk menggambarkan betapa krusialnya peran Cik Ujang dalam mempertahankan soliditas partai di Sumsel. Menurutnya, kepemimpinan yang kuat justru lahir dari situasi sulit, bukan dari zona nyaman.

“Tidak ada nakhoda andal yang lahir dari lautan tenang. Situasi sulit yang kita lalui justru membuktikan bahwa struktur partai di Sumsel, mulai dari DPD, DPC, hingga ranting, memiliki mental pejuang yang luar biasa,” tegasnya.

Meski demikian, AHY tetap menitipkan pesan agar euforia keberhasilan melewati krisis ini diubah menjadi energi untuk menyongsong tahun politik 2029. Ia meminta seluruh kader untuk segera turun ke lapangan tanpa menunggu jadwal kampanye dimulai.

“Untuk memenangkan kompetisi harus turun ke lapangan, jangan tunggu tahun politik. Harus hadir dengan solusi dan empati, bangun rasa percaya rakyat secara tulus,” tambah AHY.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *