Disebutkan, pada 2025 program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan. Sementara itu, digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan Interactive Flat Panel (IFP) telah dimanfaatkan di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan.
Selain itu, Kemendikdasmen juga terus mendorong pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, serta kesejahteraan guru sebagai kunci utama terciptanya pembelajaran berkualitas.
Penguatan karakter dilakukan melalui penciptaan lingkungan dan budaya sekolah yang aman dan nyaman, sesuai arahan Presiden melalui budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sehingga sekolah dapat menjadi rumah kedua bagi para murid.
Di sisi lain, peningkatan kualitas pembelajaran diperkuat melalui penguatan literasi, numerasi, serta pengembangan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Upaya tersebut juga diiringi dengan perluasan akses layanan pendidikan yang lebih mudah, terjangkau, dan fleksibel melalui berbagai skema, seperti sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, komunitas belajar, dan sekolah terbuka.
Upacara Hardiknas ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Sumsel Dr. H. Edward Candra, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala sekolah, serta siswa SD, SMP, dan SMA, juga ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Di akhir kegiatan, panitia menyerahkan trofi kepada para pemenang lomba dalam rangka Hardiknas 2026, yang terdiri dari siswa dan guru.















