KORDANEWS – Kabar mengejutkan datang dari panggung musik internasional. Grup pop ikonik The Pussycat Dolls resmi membatalkan sebagian besar jadwal tur reuni mereka di Amerika Utara yang bertajuk “PCD Forever Tour 2026”. Tur yang semula digadang-gadang menjadi momen nostalgia besar ini justru berakhir antiklimaks.
Pembatalan ini langsung memicu spekulasi luas. Salah satu alasan yang paling santer dibicarakan adalah penjualan tiket yang jauh dari harapan.
Tur Ambisius yang Mendadak Runtuh
Awalnya, tur ini dirancang sebagai ajang comeback besar untuk merayakan perjalanan panjang grup yang melejit lewat lagu-lagu seperti “Don’t Cha” dan “Buttons”. Nama besar seperti Nicole Scherzinger masih menjadi daya tarik utama, bersama beberapa member lainnya.
Namun, rencana tersebut tidak berjalan mulus. Dari puluhan kota yang masuk jadwal tur di Amerika Serikat dan Kanada, hampir semuanya kini resmi dibatalkan. Hanya satu penampilan yang masih tersisa, yakni di acara WeHo Pride di Los Angeles.
Dalam pernyataan resminya, pihak grup menyebut keputusan ini sebagai sesuatu yang “sangat sulit,” sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar yang sudah menantikan tur tersebut.
Tiket Sepi, Harga Sudah Dipangkas
Meski tidak disebutkan secara gamblang, berbagai laporan industri menyebut minimnya penjualan tiket menjadi faktor utama di balik pembatalan ini.
Beberapa sumber bahkan mengungkapkan bahwa banyak venue masih memiliki kursi kosong dalam jumlah besar menjelang hari pertunjukan. Upaya menurunkan harga tiket pun disebut tidak cukup untuk mendongkrak minat penonton.
Fenomena ini dikenal dengan istilah “blue dot”—titik-titik biru di peta penjualan tiket online yang menandakan kursi belum terisi. Dalam beberapa kasus, jumlahnya terlihat cukup mencolok.















