Pernyataan Thomas Tuchel Usai Laga:
“Saya hanya meminta mereka untuk bermain dengan berani, autentik, dan menjadi diri mereka sendiri (be themselves). Skuad ini diisi oleh talenta-talenta luar biasa yang terbiasa bersaing di level tertinggi Eropa. Di babak kedua, saya ingin mereka membuang semua keraguan dan bermain dengan intensitas tinggi tanpa rasa takut.”
Amukan Babak Kedua yang Sempurna
Instruksi Tuchel langsung diterjemahkan dengan magis di lapangan hijau. Memasuki babak kedua, Inggris tampil jauh lebih agresif dan mendominasi jalannya pertandingan.
Jude Bellingham menjadi motor serangan utama dan berhasil membawa Inggris kembali unggul 3-2 lewat aksi individu dan penyelesaian akhir yang memukau. Menjelang akhir laga, keputusan taktis Tuchel terbukti jitu ketika pemain pengganti, Marcus Rashford yang menerima umpan dari Bukayo Saka, melepaskan tembakan mendatar yang mengunci kemenangan menjadi 4-2.
Kemenangan ini tidak hanya menghapus memori kelam semifinal Piala Dunia 2018 saat Inggris disingkirkan Kroasia, tetapi juga membuktikan bahwa tangan dingin Thomas Tuchel mulai berhasil menyuntikkan mentalitas juara dan energi baru ke dalam tubuh The Three Lions.















