KORDANEWS — Pelatih Tim Nasional Argentina, Lionel Scaloni, kembali membuktikan reputasinya sebagai ahli taktik yang dingin dan visioner. Menjelang laga krusial melawan tim tangguh Austria dalam lanjutan babak penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2026 di Dallas, Texas, Scaloni mengambil keputusan berani dengan melakukan perombakan susunan pemain (starting XI) di menit-menit terakhir sebelum pertandingan dimulai.
Langkah spekulatif yang sempat membuat para pengamat sepak bola mengerutkan kening ini terbukti jitu. Argentina sukses menyudahi perlawanan disiplin Austria dengan skor meyakinkan 2-0.
Respons Taktis Terhadap Garis Pertahanan Tinggi Austria
Perubahan mendadak yang dilakukan Scaloni kabarnya dipicu oleh analisis video internal yang mendalam sesaat sebelum tim berangkat ke stadion. Scaloni melihat adanya celah dalam sistem pressing ketat dan garis pertahanan tinggi yang kerap diterapkan oleh pelatih Austria.
Untuk mengeksploitasi kelemahan tersebut, Scaloni memutuskan untuk mencadangkan salah satu gelandang jangkar konvensionalnya dan memasukkan pemain yang memiliki kecepatan serta kemampuan umpan terobosan yang lebih agresif untuk mengalirkan bola langsung ke lini depan.
“Kami harus adaptif. Di Piala Dunia, Anda tidak bisa bermain dengan cara yang sama di setiap laga. Perubahan ini dilakukan karena kami melihat ada ruang yang bisa kami manfaatkan jika kami mengalirkan bola lebih cepat,” ungkap Scaloni dalam konferensi pers usai laga.















