Namun, roda berputar arah menjelang pertengahan tahun 2026. Kecurigaan Tantri mulai memuncak pasca-transaksi terakhir yang dilakukan pada 19 Juni 2026. Sejak hari itu, sang rekan bisnis mendadak menghilang bak ditelan bumi dan memutus semua akses komunikasi.
Modus Manipulasi Psikologis Pelaku
Setelah menelusuri kembali alur investasinya, Tantri baru menyadari adanya pola terstruktur yang digunakan pelaku untuk menjebak para korban. Pelaku sengaja memanfaatkan celah psikologis dan ikatan emosional untuk mengeruk uang korban lebih dalam.
Setiap kali dana investasi milik Tantri mencair atau menghasilkan keuntungan, pelaku dengan sigap akan menawarkan kontrak kerja sama baru dengan nilai yang lebih besar. Hal ini dilakukan agar uang tersebut tidak sempat dipegang oleh korban, melainkan langsung masuk kembali ke dalam perputaran sistem investasinya.
“Aku baru ngeh sekarang. Setiap kali aku dapat pencairan, dia selalu datang menawarkan kontrak baru yang katanya jauh lebih menguntungkan. Terakhir, pas aku bilang mau setop dulu karena butuh biaya untuk anak masuk sekolah, dia malah makin pintar meyakinkan aku. Dia bilang dia juga sedang butuh uang untuk sekolah anaknya, jadi proyek ini harus jalan terus,” tambah Tantri.
Siap Tempuh Jalur Hukum
Kini, keberadaan pelaku masih menjadi misteri. PN diduga telah melarikan diri bersama anak-anaknya demi menghindari kejaran para investor yang menagih kejelasan. Seluruh akun media sosial miliknya telah dinonaktifkan dan nomor telepon yang biasa digunakan pun sudah dihapus total.
Didampingi oleh sang suami, Hatna Danarda atau Arda Naff, Tantri menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam melihat hak anak-anaknya dirampas begitu saja. Saat ini, mereka sedang bergerak bersama korban-korban lainnya untuk mengumpulkan bukti-bukti kuat.
Pihak Tantri juga sudah melakukan konsultasi intensif dengan kuasa hukum dan bersiap untuk segera membawa kasus penipuan investasi bodong ini ke jalur hukum pidana agar pelaku bisa segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.















