KORDANEWS – Dunia hiburan Indonesia kembali diselimuti duka. Komedian senior Simson Rarameha Ngadang, yang lebih dikenal dengan nama panggung Temon, meninggal dunia pada Minggu (12/7) setelah mengalami serangan jantung. Kabar kepergiannya mengejutkan keluarga, sahabat, serta para penggemar yang selama ini mengenal Temon sebagai sosok ceria dan penuh humor.
Temon mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 08.42 WIB setelah sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Pihak keluarga mengungkapkan bahwa komedian berusia 59 tahun itu memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi yang telah dideritanya selama beberapa waktu.
Sang istri, Mae, menceritakan bahwa pada pagi sebelum meninggal dunia, Temon sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada. Ia kemudian segera dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan dokter, ditemukan adanya penyumbatan pada pembuluh darah jantung yang memicu serangan jantung.
Tim medis sempat memberikan penanganan intensif dan menyiapkan proses rujukan ke rumah sakit lain. Namun, kondisi Temon terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Kepergian Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Putrinya mengungkapkan bahwa sang ayah dikenal sebagai pribadi yang kuat dan jarang mengeluhkan rasa sakit. Bahkan ketika kondisi kesehatannya menurun, Temon disebut lebih memilih memendam keluhan dibanding membebani orang-orang di sekitarnya.
Hipertensi, “Silent Killer” yang Tak Boleh Diremehkan
Kasus yang dialami Temon kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya hipertensi. Penyakit yang sering dijuluki silent killer ini kerap tidak menimbulkan gejala berarti, namun dapat merusak pembuluh darah secara perlahan selama bertahun-tahun.















