Teknologi

Cetak Rekor Baru, ‘Matahari Buatan’ China Siap Alirkan Listrik Pertama pada 2030

×

Cetak Rekor Baru, ‘Matahari Buatan’ China Siap Alirkan Listrik Pertama pada 2030

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS — Ambisi umat manusia untuk memiliki sumber energi bersih tanpa batas kini bukan lagi sekadar fiksi ilmiah. China baru saja melaporkan lompatan besar dalam proyek reaktor fusi nuklir legendaris mereka yang dijuluki “Matahari Buatan”. Melalui keberhasilan uji coba komponen magnet raksasa terbaru, raksasa Asia ini memantapkan targetnya untuk mulai menghasilkan listrik fusi pertama pada tahun 2030.

Langkah ini menandai babak baru dalam perlombaan energi global, di mana China memimpin di garis depan dalam menjinakkan kekuatan bintang untuk kebutuhan energi bumi.

Sukses Uji Magnet Raksasa 580 Ton

Kunci dari rekor terbaru ini terletak pada keberhasilan pengujian dua magnet superkonduktor utama berkapasitas penuh. Magnet ini berfungsi sebagai “wadah tak kasat mata” untuk menahan plasma panas bersuhu ratusan juta derajat Celsius agar tidak menyentuh dan melelehkan dinding reaktor.

Tidak main-main, skala komponen baru ini mengalami peningkatan drastis:

  • Bobot Fantastis: Berat satu kumparan magnet melonjak dari yang sebelumnya 350 ton kini menjadi 580 ton, menjadikannya salah satu magnet superkonduktor terbesar di dunia.
  • Kemandirian Teknologi: China mengonfirmasi bahwa 100% proses manufaktur, desain struktural, hingga rantai pasokan bahan baku magnet ini diproduksi secara mandiri di dalam negeri tanpa ketergantungan pada negara luar.

Pangkas Biaya hingga 75%

Salah satu hambatan terbesar komersialisasi energi fusi selama ini adalah biaya operasional dan bahan baku yang sangat mahal. Namun, para ilmuwan dari Institute of Plasma Physics (ASIPP) di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China berhasil memecahkan rekor efisiensi biaya tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *