Pada kategori Pengurangan dan Pemanfaatan LB3, penghargaan diraih berkat program SIGAP, yaitu memanfaatkan teknologi drone untuk meningkatkan patroli dan pengawasan jalur pipa produksi. Dengan demikian, efektivitas patroli meningkat dan perluasan pencemaran limbah B3 dapat dicegah.
Penghargaan pada kategori Penurunan Emisi didapatkan atas inovasi Pertamina EP Ramba Field melalui program Black Mamba, yaitu penerapan desain Sucker Rod sirip helikal yang mampu meningkatkan keandalan operasi sumur Sucker Rod Pump (SRP).
Inovasi ini berhasil meningkatkan masa operasional (runlife) sumur dari rata-rata tiga bulan menjadi empat hingga enam bulan sehingga mengurangi frekuensi perbaikan sumur serta berkurangnya penggunaan rig dan alat berat yang berdampak pada penurunan konsumsi bahan bakar operasional emisi, dan potensi Loss Production Opportunity (LPO).
Pertamina EP juga membuat inovasi pada kategori Efisiensi Air dan Penurunan Beban Pencemaran Air melalui program Production ComPASS di Struktur Mangunjaya. Program tersebut membantu perusahaan melakukan pemetaan dan analisis sumur yang belum optimal dan mengarahkan konversi ke teknologi yang lebih sesuai. Program ini mampu meningkatkan runlife sumur dari 90 hari menjadi 180 hari sehingga mengurangi kebutuhan kegiatan well services dan operasional rig yang membutuhkan banyak pasokan air.(*)
Tentang PHR Zona 4
PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dipimpin oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). PHR Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.
Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. PHR Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).















