Selanjutnya yang ketiga, kata Soetrisno, ialah memegang teguh profesionalisme, penguasaan teknologi, dan output looking yang berkualitas atau instropeksi diri.
“Nah umat Islam ini seharusnya sudsh mulai fokus secara perlahan ke sana. Misalnya teknologi, jadi kalau bisa beasiswa itu bisa sampai ke Jerman untuk belajar teknolgi itu misalnya,” ujar dia.
Soetrisno mengatakan bila semua syarat tersebut dijalankan, maka terciptanya peradaban ekonomi yang lebih maju di Indonesia akan segera tercapai.
“Hal ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki kapabilitas untuk membangun peradaban ekonomi yang lebih maju namun peran umat islam sangat dibutuhkan dalam terwujudnya peradaban baru ini karena ajaran Islam bukan hanya melakukan kegiatan beribadah. Tetapi, ajaran Islam juga harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan termasuk dalam berekonomi,” tuturnya.
Editor : ardi















