Disergap di Perbatasan Daerah, Tomi Gagal Antar 2.2 Kg Sabu

 

KORDANEWS — Derektorat Reserse Narkoba Polda Sumsel berhasil sabu-sabu Seberat 2,2 kg, dari tangan Tomi Dengan menggunakan motor matic Honda Beat yang bernomor polisi BG 5502 ABQ, dari Palembang menuju Tulung Selapan.

Namun belum sampai tujuan Tomi keburu disergap anggota Ditresnarkoba Polda Sumsel di perbatasan Kabupaten Banyuasin dan OKI Senin (11/3).

Dari pengakuan warga Kertapati ini, sudah dua kali mengantarkan shabu ke Tulung Selapan, yang pertama sebanyak empat belas kilogram awal tahun 2019 lalu dan yang kedua ia ditangkap dengan barang bukti shabu seberat 2,2 kilogram.

“Kalau bawak yang 2,2 kilogram ini jika berhasil saya diupah Rp 5 juta, kalau yang 14 kilogram gram kemarin saya diupah 35 juta. Yang punya shabu saya tidak kenal waktu mengambil barang saya ketemuan di Jalan Soekarno Hatta,”kata Tomi saat dihadirkan di Ditresnarkoba Polda Sumsel Kamis (14/3).

Sementara itu, Wadir Resnarkoba Polda Sumsel AKBP Amazona mengatakan Tomi ditangkap diperbatasan Kabupaten Banyuasin dan OKI saat itu tersangka melintas dengan sepeda motor dengan tujuan Tulung Selapan. Shabu seberat 2,2 kilogram ditaruh didalam tas digantungkan digantungan motor.

“Barang yang hendak diantar tersangka berasal dari Palembang dan hendak diantarkan ke bandar di Tulung Selapan. Bandarnya sudah kami ketahui saat ini masih dalam pengejaran anggota di lapangan,”katanya.

Untuk dari mana jaringan ini berasal Ditresnarkoba masih melakukan penyelidikan. “Atas perbuatanya, Tomi kini mendekam di sel tahanan titipan Polda Sumsel. Dia dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika dan diancam hukuman pidana panjara seumur hidup,”pungkasnya. (Dik)

Editor : Jhonny

Kurir Sabu narkoba sumsel

Related Post

Leave a reply

Loading...