KORDANEWS – Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer sepak bola. Penyerang asal Portugal, João Félix, yang sempat santer dikaitkan dengan kepulangan ke klub lamanya, Benfica, kini dilaporkan semakin dekat untuk melanjutkan karirnya di Liga Arab Saudi bersama klub Al-Nassr. Keputusan ini menandai babak baru dalam perjalanan karier sang pemain yang kini berusia 25 tahun tersebut.
Benfica Dilibas Tawaran Menggiurkan Al-Nassr
João Félix memang sudah dipastikan akan meninggalkan Chelsea, klub yang secara permanen merekrutnya dari Atletico Madrid pada musim panas 2024. Penampilannya yang tidak konsisten di Stamford Bridge, serta masa peminjaman yang kurang memuaskan di AC Milan pada paruh kedua musim lalu (hanya mencetak tiga gol dari 19 penampilan), membuat Chelsea memutuskan untuk melepasnya.
Awalnya, Benfica digadang-gadang menjadi destinasi favorit João Félix. Sang pemain sendiri sempat menyatakan preferensinya untuk kembali ke klub yang pernah membesarkan namanya itu. Benfica pun sudah bernegosiasi dengan Chelsea, bahkan ada laporan mengenai tawaran peminjaman satu musim dengan opsi pembelian permanen. Namun, pembicaraan ini mandek karena permintaan harga Chelsea yang dianggap terlalu tinggi oleh Benfica, dan gaji yang diminta Félix juga terbilang besar untuk klub Portugal tersebut.
Di tengah kebuntuan itu, Al-Nassr muncul sebagai pembajak transfer yang serius. Klub raksasa Arab Saudi ini disebut-sebut mengajukan tawaran finansial yang jauh lebih menarik dibandingkan Benfica, bahkan mencapai kesepakatan dengan Chelsea senilai sekitar £43,7 juta (sekitar Rp957 miliar) untuk pembelian permanen. Kesepakatan ini juga mencakup klausul penjualan kembali yang menguntungkan Chelsea di masa depan.
Peran Kunci Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus
Laporan dari pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, menyebutkan bahwa Cristiano Ronaldo memainkan peran kunci dalam meyakinkan kompatriotnya itu untuk bergabung dengan Al-Nassr. Keduanya memiliki hubungan baik dari tim nasional Portugal. Selain Ronaldo, pelatih baru Al-Nassr, Jorge Jesus, yang juga berasal dari Portugal, disebut turut berbicara langsung dengan Félix untuk meyakinkannya.















