Jimly Asshiddiqie Inginkan Pilkada Berintegritas dan Berkualitas

 

KORDANEWS – Launching Kepala Daerah Pilihan Rakyat dalam Rangka 11 Tahun
Lintas Politika Indonesia yang dilaksanakan dan berlangsung di Hotel Emilia Palembang Jl. Letkol Iskandar Kel. 24 Ilir Kec. Bukit Kecil Palembang menghadirkan narasumber Prof Dr Jimly Asshiddiqie SH MH.
“Acara seperti ini bagus sekali, saya berharap mudah-mudahan ada Prakasa dari lembaga-lembaga seperti Lintas Politika ini, untuk Lounching Pilkada di setiap provinsi dan bagus supaya saling mengingatkan baik kepada penyelenggara maupun kepada calon peserta supaya bisa memastikan proses penyelenggaraan pilkada berintegritas dan berkualitas lebih baik dari pada pilkada sebelumnyo” jelasnya usai acara Jum’at malam (25/01).
Dikatakannya, masih banyak masalah dalam pilkada seperti aturan yang belum ditaati, kualitas dan integritas penyelenggara masih belum baik walaupun sudah mengalami perbaikan dari waktu ke waktu berkat adanya Bawaslu, DKPP, tetapi harus tetap di tingkatkan apalagi kualitas dan integritas peserta yang belum banyak mengalami perubahan karena didorong dengan persaingan yang tidak sehat.
“Untuk menanggulangi hal tersebut harus kita tindak dengan tegas, kalau misalnya peserta nya curang jangan dimenangkan, itulah kita memerlukan Bawaslu yang aktif, baik KPU dan Bawaslu nya diawasi etiknya di DKPP jadi sudah berlapis-lapis, di seluruh dunia tidak ada seperti ditempat kita mempunyai 3 lembaga yang terlibat dalam urusan pelaksanaan pemilu, cuma ada di Indonesia saja.” Tambahnya.
Menurutnya, kalau masih tetap ada nya pelanggaran sangsinya dikalahkan dan jangan dimenangkan atau dicoret dan langsung di diskualifikasi. Memang sangat sulit untuk mengurangi money politik karena itulah membutuh kan partisipasi dari masyarakat pemilih sendiri dan kedua dari semua kalangan termasuk media yang aktif memberita kan.  Sekarang kalau ada money politics ada amplopnya, yang kalau dulu kita bilang terima amplopnya jangan pilih orang nya, dan sekarang tidak begitu terima amplop nya dan laporankan orang nya ke Bawaslu begitu.
Lebih lanjut dikatakan nya, begitu pun Bawaslu nya diawasi oleh DKPP kalau dia melanggar kode etik. Jadi kita anjurkan semua rakyat itu menerima amplopnya tapi melapor dan jangan dinikmati.
“Terima amplop kemudian laporkan, kalau tidak tau kantor Bawaslu laporkan kepolisi jadi nanti dari polisi dibantu untuk diantarkan ke bawaslu setempat biar diproses” tutupnya. (eh)
Editor : Jhonny

Jimly Asshiddiqie Pilkada serentak politik

Related Post

Leave a reply

Tirto.ID
Loading...