KORDANEWS_ Pori-pori besar bisa mengganggu penampilan. Tidak hanya membuat kulit wajah terlihat kasar tapi juga membuat jerawat lebih mudah timbul. Kulit yang berminyak biasanya memiliki pori-pori yang lebih besar ketimbang kulit kering atau berminyak. Namun ukuran pori-pori bisa membesar jika wajah tidak dirawat dengan benar.
Beberapa kesalahan dalam perawatan wajah atau penyakit kulit memang bisa mengakibatkan pori-pori tampak besar. Ini tiga faktor paling umum penyebab pori-pori besar, seperti dikutip dari Women’s Health.
1. Terlalu Sering Facial
Facial di klinik kecantikan bisa membersihkan komedo dan sumbatan pori-pori. Tapi hanya jika dikerjakan dengan cara yang benar. Pengangkatan komedo dan sumbatan pori-pori sebaiknya dilakukan oleh terapis atau ahli kecantikan kulit dan frekuensinya tidak terlalu sering.
“Pastikan terapis kecantikan hanya membersihkan bagian yang tersumbat saja, bukan seluruh pori-pori,” ujar Macrene Alexiades-Armenakas, M.D., Ph.D., seorang dermatologist yang berbasis di New York City, Amerika Serikat.
Jika pori-pori yang tidak bermasalah juga diekstrasi, Macrene mengatakan pori-pori tersebut akan membesar secara permanen. Trauma pada pori-pori akibat pemencetan dengan alat atau tangan bisa meninggalkan jaringan parut yang memperbesar dan memperdalam pori-pori.
2. Jerawat Saat Remaja
Saat pubertas, remaja biasanya akan mengalami masalah pada kulit, salah satunya jerawat. Hal ini dikarenakan produksi hormon dan sebum yang berlebihan sehingga minyak menyumbat pori-pori dan mengakibatkan jerawat. Setelah melewati masa remaja atau pubertas, jerawat biasanya akan hilang namun tetap meninggalkan ‘jejak’ yakni pori-pori yang besar.
“Bahkan meskipun kulit Anda tidak lagi memproduksi banyak minyak,” terang Profesor Klinis dan Dermatologi di New York University Langone Medical Center Elizabeth Hale, M.D.






