Home Ekonomi Tak Miliki Mesin E-Blue, Pemkot Pagaralam Tak Bisa Terbitkan Bukti Lulus KIR

Tak Miliki Mesin E-Blue, Pemkot Pagaralam Tak Bisa Terbitkan Bukti Lulus KIR

KORDANEWS – PAGARALAM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam belum bisa menerapkan sistem Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUE), pada UPTD Balai KIR Kota Pagaralam berlokasi di Kecamatan Pagaralam Utara.

Akibatnya, Balai KIR Kota Pagaralam tidak bisa melakukan KIR kendaraan bermotor, mengingat sejak 1 Januari 2021 lalu, seluruh Balai KIR di Indonesia wajib menerapkan sistem BLUE.

Kepala UPTD Balai KIR Kota Pagaralam Ismail Jumarsih SE melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha Gunawan Bahri SE menyebutkan, jika sejak tiga bulan terakhir 2021 lalu, untuk pengurusan penerbitan buku uji KIR kosong, mengingat mesin e-BLUE belum ada, disamping itu sesuai dengan Keputusan Jenderal Perhubungan Darat per 31 Desember 2020, tidak boleh lagi melayani buku KIR.

“Sejak 1 Januari 2021 semua harus e-BLUE. Dan untuk e-BLUE ini sendiri, bukan hanya di Pagaralam, melainkan pula di daerah lain masih banyak yang belum ada alat e-BLUE. Penerbitan bukti lulus uji KIR elektronik BLUE, sebagai pengganti buku uji KIR yang saat ini masih digunakan,” jelasnya.

Untuk alat BLUE ini sendiri, diakui Gunawan, berdasarkan keterangan dari pegawai yang bertugas sebelumnya alatnya sudah ada, akan tetapi belum melihatnya. “Kita berharap Balai KIR Kota Pagaralam bisa setara, dengan Balai KIR yang lebih maju, seperti Lahat maupun Linggau yang telah menggunakan BLUE, kalau bisa kita bisa juga pakai BLUE, karena fasilitas gedung Balai KIR Kota Pagaralam sudah memadai,” terang Gunawan.

Diakui Gunawan, banyak keuntungan dari penggunaan e-BLUE ini, yang dirasa sangat efisien bagi pemilik sejumlah kendaraan, bila ada pemeriksaan KIR baik itu di Lampung dan lainnya, untuk mati dan hidup KIR itu bisa diketahui, karena bisa di cek melalui aplikasi, sehingga dalam hal pemeriksaan hidup atau tidaknya e-BLUE ini, harus melibatkan petugas dari Balai KIR. “Karena e-BLUE ini sifatnya online, begitu kartu e-BLUEnya mati bisa langsung ngeKIR di daerah bersangkutan, jadi tidak mesti kembali ke daerah asalnya,” pungkasnya.

 

Editor : Admin.

Tirto.ID
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here