Di samping itu, proses pembuatan air tajin juga belum tentu terjamin kebersihannya. Penggunaan peralatan atau air yang tidak bersih bisa dengan mudah terkontaminasi kuman atau bahan kimia berbahaya. Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa air tajin tidak perlu terlalu sering diberikan, Bun.
Jadi, Bolehkah Bayi Minum Air Tajin?
Pemberian air tajin sebagai makanan atau minuman tambahan untuk bayi bukanlah hal yang dilarang.
Bunda bisa memberikan air tajin saat Si Kecil telah berusia lebih dari 6 bulan atau sudah mendapatkan makanan pendamping ASI atau MPASI. Karena pada usia ini, sistem pencernaan bayi lebih siap untuk mendapatkan cairan selain ASI atau susu formula. Selain itu, air tajin yang diberikan harus benar-benar bersih dan matang.
Studi menyebutkan bahwa pemberian air tajin pada bayi memiliki manfaat sebagai pengganti cairan tubuh saat ia mengalami dehidrasi akibat diare atau muntaber.
Editor :John.W















