“Ada perbedaan penyaluran dengan kondisi normal. Dimana pesawat khusus haji flag pesawatnya lebih besar yaitu menggunakan tipe boing747, yang memiliki badan besar dengan tujuan Palembang-Madina dengan komsumsi bisa 75 sampai 85 ribu liter. Sementara selama ini pesawat tipe sempit yang beroperasional yaitu tipe boing 737. Dengan rata-rata komsumsi avtur 2-3 ribu liter ,”ujarnya.
Dilanjutkannya, pihaknya saat ini perlu persiapan diistribusi, mengingat kadang macet dan pasti distribusi terhambat. Sehingga kita berupaya lancar, dan tidak ada kendala dalam suplai. Selain, petugas kita siapkan untuk ship-shipnya.
“Kendaraan operasional nanti bisa beroperasi sampai dua kali pengiriman setiap kendaraan yang ada,”pungkas. ( yda)
editor : ardi
sumber : kordanews.com















