Budaya

Wabup OI Apresiasi Komunitas Yang Ramaikan Kembali Panganan Khas Yang Mulai Hilang

×

Wabup OI Apresiasi Komunitas Yang Ramaikan Kembali Panganan Khas Yang Mulai Hilang

Sebarkan artikel ini
KORDANEWS – Kue Puntir, merupakan salah satu panganan khas yang dimiliki Kabupaten Ogan Ilir. Kue yang dibungkus dengan daun pisang berbentuk pocong ini, sekarang sudah sulit dijumpai di pasaran.
Kue Puntir adalah kue khas dari Suku Pegagan Ogan Ilir. Kue yang terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan gula merah ini, memiliki cita rasa yang manis dan begitu legit.
Pada tahun 1980-an, penjual Kue Puntir dari Pegagan menjajahkan kue tersebut ke kalangan di Kelurahan Tanjung Batu. Kue ini begitu diburu warga Tanjung Batu, karena untuk menikmati kue ini harus menunggu hari Minggu.
Pasalnya, kalangan yang digelar di Kelurahan Tanjung Batu pada tahun 1980-an hanya satu kali dalam sepekan, yakni hari Senin. Namun, para pedagang dari daerah Pegagan Ogan Ilir sudah bermalam di Kelurahan Tanjung Batu sejak hari Minggu.
Seiring pergantian tahun, penjual Kue Puntir di kalangan Kelurahan Tanjung Batu pun sudah jarang ditemui.
Ternyata, Kue Puntir ini menjadi salah satu panganan yang begitu dirindukan oleh Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani, ketika pulang kampung. Betapa tidak, selama merantau dan berdiam di Kota Palembang, Wabup Ardani tak pernah menemukan kue ini.
“Saya begitu antusias kalau ketemu dengan makanan khas Ogan Ilir. Seperti, Kue Puntir ini sudah tidak pernah lagi saya temukan,” ungkap Ardani, Minggu, 20 November 2022.
Untuk itu, Wabup Ardani, sangat mendukung penuh apabila ada komunitas-komunitas yang begitu peduli untuk mengenalkan kembali panganan khas Ogan Ilir. Karena, sebagian besar warga Ogan Ilir terlebih generasi milenial saat ini tak begitu mengetahui makanan-makanan khas dari Ogan Ilir.
Berangkat dari keinginan untuk mengenalkan kembali kuliner khas Kabupaten Ogan Ilir, Alisa Khadijah ICMI Ogan Ilir, menggelar Festival Pesona Kuliner yang digelar 19 dan 20 November 2022.
Menurut Ketua Panitia Festival Pesona Kuliner Ogan Ilir, Rika, melalui kegiatan ini pihaknya ingin mengangkat kembali makanan-makanan jadul dari Ogan Ilir yang memiliki nilai jual.
“Ini ada Kue Puntir yang berasal dari Desa Tanjung Lubuk dan Tebing Gerinting. Kue ini memang khasnya dari sana suku Pegagan,” terang Rika.
Rika berharap, dari Festival Pesona Kuliner Ogan Ilir bisa terangkat kembali makanan-makanan jadul khas Ogan Ilir. Selain itu, destinasi-destinasi asal makanan khas ini juga bisa terangkat.
Editor : Admin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *