KORDANEWS – Tapai atau dikenal sebagai tape biasa disajikan sebagai kudapan saat perayaan Lebaran. Selain tape singkong, masyarakat Indonesia juga mengenal tape ketan. Sebagai salah satu makanan fermentasi, kandungan yang terdapat dalam tape ketan memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh Anda. Apa saja itu? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Tape ketan adalah produk olahan melalui proses fermentasi pada bahan pangan dengan kandungan karbohidrat, dalam hal ini beras ketan (Oryza sativa var. glutinosa).
Secara historis, tape ketan berasal dari daerah Kuningan, Jawa Barat, seperti dikutip dari laman IndonesiaKaya. Namun kudapan yang juga dikenal sebagai tape pulut ini pada akhirnya menyebar dan banyak dikonsumsi, khususnya bagi penduduk Pulau Jawa.
Selain beras ketan, ragi jadi bahan campuran untuk membantu proses fermentasi dalam pembuatan tape ketan. Ragi adalah campuran beberapa mikroorganisme, terutama jamur seperti Saccharomyces cerevisiae, Rhizopus oryzae, Endomycopsis burtonii, Mucor sp., Candida utilis, Saccharomycopsis fibuligera, dan Pediococcus sp.
Selanjutnya tape ketan akan dibungkus dengan menggunakan daun jambu air atau daun pisang. Tape ketan lalu diletakkan dalam wadah tertutup dan kedap udara, untuk selanjutnya akan melewati proses fermentasi selama tiga hari sampai seminggu.
Ada tiga jenis tape ketan yang umum ditemui, yakni tape ketan hitam dengan beras ketan hitam, tape ketan putih dengan beras ketan putih, dan tape ketan hijau dengan beras ketan putih yang diberi pewarna alami, misal dari daun katuk atau daun pandan.
Namun sebagai salah satu jenis makanan hasil fermentasi, tape diklaim memiliki sejumlah bakteri baik yang aman Anda konsumsi dan menjadi sumber probiotik bagi tubuh. Probiotik dapat memengaruhi kesehatan pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, fermentasi juga dapat meningkatkan kandungan vitamin B1 atau thiamin dalam tape ketan yang sama-sama dapat menjaga sistem pencernaan.
Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari tape ketan yang bisa Anda rasakan.
1. Melancarkan sistem pencernaan
Proses fermentasi tape ketan menghasilkan probiotik yang dapat membantu Anda menjaga keseimbangan bakteri baik, sekaligus menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Dikutip dari Cleveland Clinic, bakteri baik dapat membunuh bakteri jahat dalam sistem pencernaan. Selain itu asupan probiotik melalui tape ketan juga bermanfaat mengembalikan kadar bakteri dalam tubuh yang bisa hilang setelah minum obat antibiotik.
Probiotik juga dapat meredakan gejala sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS), seperti perut kembung dan frekuensi buang air besar meningkat. Selain itu, makanan hasil fermentasi diklaim dapat membantu mengurangi risiko diare dan sembelit.
2. Mempermudah tubuh mencerna makanan
Bakteri baik yang terkandung dalam tape ketan juga dapat membantu tubuh Anda dalam mencerna makanan. Bakteri ini dapat memecah karbohidrat kompleks yang Anda makan, serta menghasilkan zat lain yang juga bermanfaat bagi tubuh Anda.
Selain mengonsumsi makanan probiotik, sejumlah studi juga menyarankan Anda untuk makan makanan tinggi serat, seperti biji-bijian utuh, gandum, sayuran, dan buah-buahan.
Makanan yang mengandung serat dapat menyerap air, sehingga membuat feses lebih lunak dan mudah dikeluarkan dari anus. Hal ini dapat membantu Anda menghindari beberapa gangguan, seperti sembelit hingga wasir atau ambeien.















