Selain itu, Herman Deru bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga memastikan akan membantu proses pemulangan 16 jenazah korban ke daerah asal masing-masing.
Berdasarkan data sementara, korban berada di dua kendaraan berbeda. Di dalam truk terdapat tiga orang yang terdiri dari sopir dan kernet asal Sumatera Utara. Sementara itu, di dalam bus terdapat 13 penumpang.
Ia juga meminta PT Jasa Raharja segera memberikan bantuan kepada seluruh korban tanpa membedakan latar belakang.
“Jangan pandang bulu, berikan bantuan,” ujarnya.
Terkait penyebab kecelakaan, Herman Deru mengatakan hal tersebut masih menjadi kewenangan pihak kepolisian.
“Itu ranahnya Bapak Kapolda, nanti Bapak Kapolda yang akan menjelaskannya,” katanya.
Menurutnya, kondisi jalan di Sumsel saat ini dalam keadaan baik dan layak dilintasi. Namun, ia tetap mengingatkan pentingnya kehati-hatian saat berkendara.
“Tinggal lagi kita harus mengemudi dengan hati-hati,” ucapnya.
Kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki terjadi di wilayah Musi Rawas Utara pada Rabu (6/5/2026). Saat ini seluruh jenazah telah dipindahkan dari Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau ke RS Bhayangkara Palembang untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI.















