Efisiensi tersebut dinilai akan meningkatkan kelancaran distribusi barang, terutama komoditas pertanian dan kebutuhan pokok yang selama ini kerap terkendala kemacetan di jalur nasional.
Sebagai tahap awal, Hutama Karya menargetkan ruas Tol Palembang–Betung dapat difungsikan secara terbatas pada momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Jalur yang akan dibuka membentang dari Tol Keramasan hingga Betung untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Kabupaten Banyuasin yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan utama.
Meski demikian, penyelesaian proyek masih menyisakan pekerjaan pembebasan lahan. Saat ini terdapat 22 bidang tanah di kawasan Pangkalan Balai yang masih dalam proses penyelesaian agar operasional tol dapat berjalan sesuai target.















