Entertainment

Dari Sentra Budi Perkasa, Penyandang Disabilitas Buktikan Mereka Bisa Jadi Bintang

×

Dari Sentra Budi Perkasa, Penyandang Disabilitas Buktikan Mereka Bisa Jadi Bintang

Sebarkan artikel ini
Penyandang disabilitas saat tampil di ajang mencari bintang. Foto : Istimewa

Gini berharap kolaborasi semacam ini tidak berhenti pada satu kegiatan. Sebab, rehabilitasi sosial menurutnya bukan hanya menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga bagaimana meningkatkan kualitas hidup, kepercayaan diri dan rasa kebersamaan.

Membuka Ruang agar Disabilitas Lebih Dikenal

Ketua Yayasan Kawan Lamo Galo Palembang, M Fitriansyah, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan bakatnya.

Ia mengaku menemukan banyak talenta di lingkungan Sentra Budi Perkasa yang layak mendapatkan kesempatan tampil di ruang publik.

“Kita merasa terpanggil untuk berkolaborasi dan banyak rekan-rekan disabilitas di Sentra Budi Perkasa Palembang yang punya bakat luar biasa. Yayasan Kawan Lamo Galo Palembang mengapresiasi itu,” ujarnya.

Menurut Fitriansyah, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan keberadaan Sentra Budi Perkasa kepada masyarakat Sumatera Selatan yang mungkin belum banyak mengetahuinya.

Ia berharap para siswa maupun tenaga pendidik di Sentra Budi Perkasa dapat semakin dikenal dan memperoleh kesempatan yang setara dengan pelaku seni dan budaya lainnya.

“Kita ingin Sentra Budi Perkasa Palembang, baik murid dan gurunya bisa lebih dikenal dan setara dengan pekerja seni budaya lainnya di sini,” katanya.

Selain penyandang disabilitas, Sentra Budi Perkasa juga memberikan pelayanan kepada berbagai kelompok penerima manfaat, termasuk masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kemandirian.

Fitriansyah menilai pelayanan tersebut perlu terus dikenalkan kepada publik agar semakin banyak masyarakat memahami peran sentra dalam mendampingi penerima manfaat.

Dinilai Musisi Sumsel

Kualitas para peserta dalam Suara Bintang Palembang juga diuji oleh jajaran juri yang berasal dari kalangan musisi dan pekerja seni berpengalaman.

Lima juri yang terlibat yakni M Fitriansyah selaku Ketua Dewan Juri, mentor Musi Lady Rock (MLR) Dewi Asta, Ketua Komunitas Pengamen Jalanan (KPJ) MA Loedy, DPD Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik RI (PAPRI) Sumsel Andre Usman, serta musisi senior sekaligus Humas Yayasan Kawan Lamo Galo Palembang Tety Masayu.

Kehadiran para musisi tersebut membuat panggung Suara Bintang tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman berkompetisi di hadapan para pelaku seni.

Pada akhirnya, siapa yang menjadi juara bukan satu-satunya cerita dari panggung tersebut.

Bagi para siswa Sentra Budi Perkasa, keberanian naik ke atas panggung, menyanyikan lagu di depan juri dan penonton, serta mendapatkan apresiasi sudah menjadi kemenangan tersendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *