Barış Alper Yılmaz berhasil mencetak gol pada menit ke-47 untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3. Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi tuan rumah untuk kembali ke dalam pertandingan.
Namun, Italia tidak membiarkan momentum tersebut berkembang terlalu lama.
Tiga menit setelah gol Turki, Francesco Pio Esposito mencetak gol keempat Italia melalui sundulan pada menit ke-50.
Gol tersebut kembali memperlebar jarak menjadi 4-1 dan membuat Italia semakin nyaman mengendalikan pertandingan.
Skor tersebut bertahan hingga peluit akhir.
Italia Bangkit Setelah Kekalahan dari Belgia
Hasil di Bursa menjadi perubahan besar bagi Italia dibandingkan penampilan mereka pada laga pembuka.
Pada pertandingan pertama Grup A1, Italia kalah 0-2 dari Belgia di kandang sendiri. Kekalahan tersebut membuat Azzurri harus segera mendapatkan hasil positif agar tetap berada dalam persaingan grup.
Kemenangan 4-1 atas Turki memberikan Italia tiga poin sekaligus memperbaiki catatan produktivitas mereka.
UEFA mencatat kemenangan tersebut sebagai respons Italia setelah kekalahan dari Belgia. Empat pemain berbeda mencetak gol dalam kemenangan di Bursa.
Menariknya, pertandingan tersebut juga menjadi momen penting bagi keluarga Esposito. Francesco Pio Esposito mencetak gol, sementara saudaranya, Sebastiano Esposito, juga terlibat dalam skuad Italia pada pertandingan tersebut.
Selanjutnya Hadapi Prancis
Setelah menghadapi Turki, Italia akan kembali menjalani pertandingan penting di Grup A1 dengan menghadapi Prancis pada 2 Oktober 2026.
Jadwal tersebut tercantum dalam kalender resmi UEFA Nations League 2026/2027. Setelah pertandingan melawan Prancis, Italia juga akan kembali menghadapi Turki pada 5 Oktober.
Sementara itu, Prancis juga meraih kemenangan pada matchday kedua setelah mengalahkan Belgia 1-0. Michael Olise menjadi pencetak gol kemenangan pada menit ke-88.
Dengan hasil tersebut, persaingan Grup A1 semakin menarik. Italia kini memiliki modal tiga poin dari dua pertandingan setelah sebelumnya kalah dari Belgia.
Kemenangan besar di markas Turki menjadi sinyal bahwa Azzurri mampu segera merespons hasil buruk pada laga pembuka. Namun, tantangan berikutnya akan semakin berat karena Italia harus menghadapi Prancis.















