4. Bisa Mengganggu Pencernaan Jika Berlebihan
Kacang mengandung serat yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, pada sebagian orang, konsumsi kacang dalam jumlah banyak dapat menyebabkan perut terasa penuh, kembung atau menghasilkan lebih banyak gas.
Hal tersebut dapat berbeda pada setiap orang.
Jika seseorang jarang mengonsumsi makanan berserat kemudian tiba-tiba makan kacang dalam jumlah besar, sistem pencernaan mungkin membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Mengonsumsi dalam porsi wajar dan mencukupi kebutuhan cairan dapat membantu mengurangi masalah tersebut.
5. Waspadai Alergi Kacang
Bahaya lain yang jauh lebih serius adalah reaksi alergi.
Kacang tanah termasuk salah satu makanan yang dapat menyebabkan alergi pada sebagian orang. Reaksinya bisa berupa gatal-gatal, ruam, pembengkakan, muntah, hingga gangguan pernapasan.
Pada kasus berat, alergi dapat menyebabkan anafilaksis yang membutuhkan pertolongan medis segera.
Karena itu, orang yang sudah mengetahui dirinya memiliki alergi kacang sebaiknya menghindari makanan yang mengandung kacang dan memperhatikan informasi pada kemasan.
Bukan Berarti Kacang Harus Dihindari
Meski memiliki sejumlah risiko jika dikonsumsi berlebihan, kacang bukan berarti harus dihindari oleh semua orang.
Kacang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat karena mengandung protein nabati, serat, vitamin, mineral dan lemak tidak jenuh.
Yang perlu diperhatikan adalah porsi, cara pengolahan, serta bahan tambahan seperti garam dan gula.
Sebagai alternatif, kacang dapat dikonsumsi dengan cara dipanggang atau memilih produk kacang yang rendah garam dan tidak menggunakan minyak berlebihan.
Pada akhirnya, masalah utama bukan semata-mata kacangnya, tetapi kebiasaan mengonsumsi dalam jumlah terlalu banyak atau memilih produk dengan tambahan garam dan minyak yang tinggi.
Jadi, masih boleh makan kacang goreng? Boleh, selama porsinya wajar dan menjadi bagian dari pola makan yang seimbang. Jika memiliki alergi kacang atau kondisi kesehatan tertentu yang mengharuskan pembatasan natrium atau kalori, sebaiknya sesuaikan pilihan makanan dengan anjuran tenaga kesehatan.















