Situasi berubah secara dramatis ketika Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-90+6. Tidak lama kemudian, Mitchell Baker kembali menjebol gawang Bangladesh pada menit ke-90+7.
Indonesia akhirnya menang 9-2 dan berhasil melewati Malaysia dalam jumlah gol yang dicetak.
Sama-Sama 7 Poin, Indonesia Unggul Produktivitas
Setelah seluruh pertandingan Grup A selesai, Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi 7 poin dan memiliki selisih gol +9.
Perbedaannya terletak pada jumlah gol yang berhasil dicetak sepanjang fase grup. Indonesia mencetak lebih banyak gol sehingga berhak berada di posisi teratas Grup A dan melaju ke final. FIFA juga mengonfirmasi bahwa Malaysia gagal mencapai final meskipun menang besar atas Singapura.
Dengan demikian, kemenangan 6-0 Malaysia berubah menjadi hasil yang pahit. Mereka sudah mencetak enam gol dan menjalankan tugasnya di Bandung, tetapi tambahan gol Indonesia pada menit-menit terakhir membuat posisi klasemen berubah.
Pelatih dan pemain Malaysia pun harus menerima kenyataan bahwa kemenangan besar tersebut belum cukup membawa mereka ke pertandingan puncak.
Sementara itu, Singapura harus mengakhiri perjalanan mereka di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalami kekalahan telak tersebut. Federasi Sepak Bola Singapura mengonfirmasi bahwa kekalahan 0-6 dari Malaysia membuat perjalanan mereka di turnamen berakhir.
Indonesia Melaju ke Final
Drama Grup A akhirnya menjadi salah satu momen paling menegangkan dalam perjalanan FIFA ASEAN Cup 2026.
Malaysia menang 6-0, Indonesia menang 9-2, dan kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin. Namun, produktivitas gol menjadi pembeda yang menentukan.
Indonesia pun mengamankan tiket ke final, sementara Malaysia harus melanjutkan perjuangan melalui perebutan posisi ketiga.
Bagi Garuda, kemenangan atas Bangladesh sekaligus menjadi penutup fase grup yang dramatis. Setelah sempat tertinggal dalam persaingan produktivitas, dua gol pada masa tambahan waktu mengubah situasi dan memastikan Indonesia tetap berada di puncak Grup A.
Kini perhatian beralih ke pertandingan final. Indonesia akan menunggu lawan dari Grup B untuk menentukan siapa yang akan menjadi lawan Garuda dalam perebutan gelar FIFA ASEAN Cup 2026.















