Mereka ditahan di rumah tahanan Imigrasi di Taguig City.
Kantor Imigrasi Filipina sedang bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri serta badan penegak hukum lain maupun juga dengan Kedutaan Besar Indonesia untuk menyelidiki bagaimana paspor Filipina itu diperoleh dan juga untuk mengenali para jemaah sebelum mereka dideportasi.
Kantor Imigrasi menambahkan, pihaknya menyelidiki dan memantau rombongan jemaah itu setelah Presiden Rodrigo Duterte mengatakan ada orang asing yang menggunakan pasporFilipina yang disediakan oleh pejabat-pejabat yang korup yang menangani urusan haji.
editor : ardi
sumber: kompas.com





