HeadlineKriminal

Ibu dan Putrinya Ditelanjangi di Bandara, Ternyata Ini Alasanya

×

Ibu dan Putrinya Ditelanjangi di Bandara, Ternyata Ini Alasanya

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Petugas Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta tak mau lagi kecolongan. Penumpang yang dicurigai membawa narkoba dilucuti seluruh pakaiannya.

Seperti yang dialami dua wanita, ibu dan putrinya. Mereka ketahuan menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu dari Malaysia. Keduanya memasukkan sabu-sabu ke dalam pembalut, masing-masing seberat 310 gram dan 356 gram.

Dua wanita bernama Rofica Kabero (40), dan Nivika Oktaviani (20) ini merupakan kurir narkotika jaringan tiga negara, yakni Nigeria, Malaysia dan Indonesia.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta Erwin Situmorang mengatakan, awal pengungkapan penyelundupan sabu itu dari informasi yang menyatakan ada dua wanita mencurigakan dari Malaysia.
”Mereka menumpang maskapai KLM Royal Dutch KL 809 rute Kuala Lumpur Jakarta, pada Minggu 4 Maret 2018,” kata Erwin seperti dikutip dari SINDOnews di Terminal 3 Bandara Soetta.

Karena keduanya datang dari negara dengan risiko peredaran narkotika, petugas langsung melakukan pemeriksaan badan. Pemeriksaan dilakukan dengan mencopot seluruh pakaiannya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam, akhirnya ditemukan pembalut berisi sabu itu. Dari situ, kita melakukan pengembangan,” ujarnya.

Dari keterangan Rofica, diketahui bahwa sabu dibawa dari Malaysia. Dirinya hanya disuruh membawa sabu ke salah satu kota di Jawa Barat, oleh seorang bandar asal Afrika di negeri Jiran itu.

”Kedua tersangka memperoleh barang tersebut dari seorang berkebangsaan Afrika di Malaysia dan diperintahkan untuk membawanya ke Jakarta,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *