Lawan Petugas, Aan Diterjang Timah Panas

 

KORDANEWS – Karena melawan petugas saat ditangkap, akhirnya Aan Pandi Heryanto harus tersungkur ditembus peluru. Sebab sebelumnya, Aan diduga telah mencuri satu unit TV LED Changhong 21 inchi, satu stayer (alat penyemprot rumput), satu kamera go pro Yiaction dan satu kalung emas putih seberat tujuh gram milik Ferawati binti Riduan (29). Sehingga Ferawati merugi sebesar Rp 7 juta.

Sebelum tertembak, Aan sudah menjadi incaran polisi setelah ada laporan dari Ferawati tentang pencurian itu ke Polisi Sektor (Polsek) Gelumbang. Berdasarkan analisa laporan tersebut, Kapolsek Gelumbang AKP Dwi Satya Arian SIK SH MH memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Nasron Junaidi SH MH dan anggotanya untuk menyelidiki keberadaan Aan Pandi Heryanto.

Menurut Kapolsek Gelumbang AKP Arian, pelaku pencurian itu sudah tidak ada lagi di rumahnya di Desa Sebau, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim. Dari informasi yang diperoleh di sekitar tempat tinggalnya, Aan sudah tak ada lagi di tempat. “Ia sudah kabur ke Jakarta,” ujar Arian melalui Kanit Reskrim IPDA Nasron Junaidi, Senin (24/6/2019).

Namun polisi tetap menahan diri dan tidak kehabisan akal untuk menjerat Aan. Setelah Nasron mendapat kabar bahwa Aan sudah pulang ke rumahnya pada Minggu (23/6/2019) sekitar pukul 2.00 Wib, diam-diam ia bersama anggota Opsnal Reskrim Polsek Gelumbang segera menjemputnya ke Dusun I Desa Sebau.

“Saat itu, kita segera menangkap Aan,” katanya.

Tatkala dilakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya, tersangka melakukan perlawanan. Akhirnya petugas segera memberi tembakan peringatan dan langsung menghajar tersangka dengan tembakan ke kaki kirinya.

Laki-laki yang semula beringas itu akhirnya menggeloso ke tanah dengan darah bercucuran dari lubang bekas tembakan petugas. Tersangka pun digelandang ke Polsek Gelumbang untuk dilakukan pengembangan. (Ari).

Baca Juga :   Razia Patuh Musi 2019, Seorang Sopir Dinyatakan  Positif Narkoba

 

Editor : Chandra.

Kriminalitas muara Enim

Related Post

Leave a reply

Loading...