Sumsel Ajukan Darurat Bencana Karhutla, BNPB : Kita Turunkan Tim Sikapi Status Tersebut

KORDANEWS – Sumatera Selatan (Sumsel) mengajukan status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karthula).
Dengan mengajukan status tanggap darurat Sumsel masuk dalam jajaran 5 provinsi yang juga ajukan status tersebut, ke lima provinsi tersebut diantaranya, Provinsi Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan.
“Untuk itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menurunkan tim gabungan untuk menyikapi status tersebut, “kata Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo, di Griya Agung Palembang, Selasa (9/7).
Untuk persiapan pencegahan Karhutla kini menjadi prioritas BNPB dan BPBD beserta segala unsur stakeholder di Sumsel.
Menurutnya saat ini kebakaran hutan setiap tahunnya di Sumsel mengalami penurunan jumlah titik api sejak karhutla 2015 hingga 2018.
“Untuk total karhutla sejak 2015 mencapai 27 ribu titik api. Tahun 2018 turun menjadi 2000an titik api, hal itu karena kemarin kita menghadapi even Internasional Asian Games,” jelas Doni, Senin (9/7).
Doni mengukapkan pencegahan Karthula akan dilakukannya dengan melakukan pendekatan dengan mendekati masyarakat secara langsung.
Dengan memberikan arahan untuk tidak membakar hutan di musim kemarau dengan cara membuka lahan atau sebab-sebab lainnya yang saat menyebabkan kebakaran.
“Pendekatan kesejahteraan menjadi tujuan utama kita, berbagai edukasi kepada masyarakat akan diberikan. Bahkan kita akan menurunkan 1.250 personil untuk turun langsung ke masyarakat, bermukim di tengah masyarakat. Mereka akan melakukan program kepentingan ekonomi dengan fungsi ekoogis kepada masyarakat,” jelas Ketua BNPB tersebut.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya mengatakan, jika pihak Pemprov Sumsel saat ini tengah berkordinasi dengan kepada daerah untuk melakukan pencegahan.
Menurutnya langkah pencegahan ini sesuai dengan langkah yang diambil BNPB. Jika pencegahan tidak dapat ditanggulangi maka langkah hukum akan diambil bagi masyarakat atau perusahaan yang masih menyebabkan kebakaran hutan.
“Kedepannya kita harap lebih baik. Ya saya kira kita butuh informasi dari setiap kepala daerah untuk berkordinasi. Seperti kata BNPB ada kebakaran yang disengaja ada tidak. Tadi sudah dikatakan BNPB kita lakukan pencegahan dulu, kalau tidak bisa kita akan proses secara hukum,” tutup Mawardi. (Ab)
Editor : Jhonny

Ajukan Status Tanggap Darurat BNPB Karthula sumsel

Related Post

Leave a reply

Tirto.ID
Loading...