Headline

6 Penyebab Penis Sakit yang Perlu Diperiksakan ke Dokter

×

6 Penyebab Penis Sakit yang Perlu Diperiksakan ke Dokter

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Penis sakit bisa terjadi karena berbagai penyebab. Bagian yang sakit pun bisa tepat di penis atau di sekitar penis. Berikut beberapa kondisi penis sakit yang memerlukan penanganan medis atau pemeriksaan ke dokter.

Kapan harus ke dokter jika penis sakit?
1. Ujung penis terasa sakit seperti terbakar
Rasa sakit dan panas seperti terbakar pada ujung penis Anda biasanya disebabkan adanya sisa sabun atau sampo di ujung penis yang belum hilang dengan sempurna.

Jika ini yang terjadi, penis Anda bisa iritasi setelah sabun meresap ke uretra. Terkadang saat Anda buang air kecil juga akan terasa sakit.

Hal ini juga bisa jadi tanda dari suatu penyakit kelamin, bila ujung penis sakit ini tidak hilang setelah satu atau dua hari. Terutama jika disertai dengan keluarnya cairan hijau atau putih.

Kemungkinan penyebab lainnya adalah adanya batu ginjal, meskipun rasa sakit di ujung penis Anda biasanya disertai rasa sakit di perut bagian bawah Anda.

Cara mengatasinya adalah dengan biarkan diri Anda untuk istirahat selama beberapa hari. Namun, jika rasa sakit tidak hilang atau semakin memburuk, sebaiknya Anda segera hubungi dokter.

2. Skrotum terasa pegal dan berat
Skrotum adalah kantong di sekitar testis, yang memproduksi, menyimpan, dan menyalurkan sperma dan hormon pria. Skrotum bisa terasa pegal atau berat. Biasanya ini disebabkan karena mengangkat beban berat, memindahkan perabot berat, atau berdiri terlalu lama.

Varikokel yang merupakan pembesaran vena dalam skrotum Anda yang memanaskan testis Anda dan menyebabkan nyeri tekan. Pengumpulan darah karena pembesaran vena skrotum dapat merusak kemampuan Anda menghasilkan sperma dan testosteron.

Penis sakit di bagian skrotum ini biasanya akan mereda ketika Anda berbaring. Namun, jika rasa penis sakit tidak hilang, Anda perlu pergi ke dokter segera.

3. Sakit saat ereksi
Sebagian besar pria dengan disfungsi ereksi tidak dapat mengalirkan darah ke penis. Ini adalah hasil dari priapisme yaitu adanya masalah dengan aliran darah yang keluar dari penis saat ereksi. Selama ereksi sehat, darah harus mengalir dua arah.

Akhirnya, darah yang terperangkap di penis Anda sebagai akibat dari priapisme menjadi “terdeoksigenasi,” yang menyebabkan rasa sakit. Hal ini biasanya terjadi pada pria yang mencampur obat disfungsi ereksi seperti Viagra atau Cialis dengan obat-obatan seperti kokain atau ekstasi. Oleh karena itu, sebaiknya jangan lakukan itu.

Kondisi ini perlu segera dibawa ke dokter atau ruang gawat darurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *