Akibat Anomali Cuaca, Gubernur Sumsel Perpajang Status Siaga Karthula Hingga 20 Hari

KORDANEWS — Akibat anomali cuaca yang di luar perkiraan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya status tanggap siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karthula) di Sumatera Selatan diperpanjang 20 hari tepatnya hingga 30 November 2019 mendatang.

 

 

 

“Kami sudah sepakat akan perpanjang status tanggap darurat Karhutla 20 hari lagi dan akan berakhir pada 30 November dan pada 1 Desember status siaga darurat ini otomatis akan berakhir,” kata Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Jumat (8/11).

 

 

Bahkan dirinya mengungkapkan satgas Karhutla yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan kabupaten/kota, Manggala Agni, masyarakat peduli api, BNPB serta berbagai unsur akan kembali lagi ke lokasi lahan yang terbakar.

 

 

 

“Setelah personel kita sudah ditarik tiba-tiba titik Hotspot itu muncul kembali. Ternyata di lahan gambut itu menyala lagi apinya meski sudah diguyur hujan,” ujarnya.

 

 

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel juga telah menyiapkan anggaran dana untuk penambahan status tanggap darurat diperpanjang ini tiga Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), PALI, dan Ogan Ilir.

 

 

“Kami tidak bisa mengandalkan dana dari pusat saja, yang pasti jumlah anggarannya itu yang dikuculkan nanti sama dengan standar BNPB. Kami mengimbau kepada personel satgas untuk tidak meninggalkan lokasi saat api belum padam,” pungkasnya. (Ab)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Jhonny

Anomali Cuaca Gubernur Sumatera Selatan Perpajang Status Siaga Karthula Siaga Karthula sumsel

Related Post

Leave a reply

Tirto.ID
Loading...