KORDANEWS – Disney kembali menghidupkan salah satu animasi modern terbaiknya ke format live-action. Namun, alih-alih mengulang keajaiban versi originalnya, film Moana terbaru justru langsung dihujani kritik pedas dari para kritikus film internasional menjelang perilisan resminya.
Salah satu ulasan paling menohok datang dari kritikus senior The Guardian, Peter Bradshaw. Tanpa ragu, ia memberikan rating tragis 1 dari 5 bintang dan menyebut proyek ini sebagai adaptasi yang “hambar”. Sorotan tajam pun tertuju pada sang mega bintang, Dwayne “The Rock” Johnson, yang dinilai hanya berakting lewat mode autopilot.
Karisma “The Rock” yang Kehilangan Jiwa
Dwayne Johnson kembali memerankan sosok Maui, sang demigod penguasa laut dan angin. Jika dalam versi animasi suara dan energinya terasa sangat hidup, versi live-action ini justru dinilai sebaliknya. Karakter Maui yang ikonik terasa kehilangan jiwanya di dunia nyata.
“Johnson tampak seperti sebuah perangkat lunak yang berjalan tanpa emosi. Semua aksinya—bahkan saat memamerkan otot dadanya—terasa terlalu mekanis,” tulis Bradshaw dalam ulasannya.
Kritikus lain juga sepakat bahwa Johnson gagal membawa sisi rapuh (vulnerability) Maui yang dulu membuat penonton bersimpati. Ia dinilai terlalu mengandalkan persona panggung “The Rock” yang biasa kita lihat di film-film laga Hollywood komersial.
Kontroversi Rambut Palsu dan “Jebakan” CGI
Selain masalah akting, aspek visual film ini juga menjadi bulan-bulanan di media sosial. Salah satu yang paling disorot adalah wig (rambut palsu) panjang yang dikenakan Dwayne Johnson. Media bahkan mengejek rambut palsu tersebut tampak sangat artifisial, kaku, dan merusak estetika karakter sang demigod.















