PolitikSosok

2 Tentara Bayaran AS,Tertangkap Saat Akan Menculik Presiden Venuzuela

×

2 Tentara Bayaran AS,Tertangkap Saat Akan Menculik Presiden Venuzuela

Sebarkan artikel ini
Venezuela's President Nicolas Maduro gestures as he speaks during a news conference at Miraflores Palace in Caracas, Venezuela January 25, 2019. REUTERS/Manaure Quintero NO RESALES. NO ARCHIVES. TPX IMAGES OF THE DAY - RC15814553D0

KORDANEWS – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, menyatakan tentara mereka berhasil menangkap sekelompok tentara bayaran, termasuk dua orang warga Amerika Serikat, yang diutus untuk menangkapnya.

Seperti dilansir Associated Press, Selasa (5/5), Maduro dalam jumpa pers sekelompok tentara bayaran tersebut dibekuk pada Senin kemarin. Mereka dilaporkan sempat menyerang pantai di Venezuela untuk menangkap Maduro.

Dalam jumpa pers tersebut, Maduro memperlihatkan dua buah paspor dengan lambang negara Amerika Serikat.

“Mereka yang ditangkap dalam penyerbuan tersebut adalah warga Amerika Serikat Airan Berry Sack, yang mengaku sebagai seorang tentara bayaran profesional AS, dan ajudan (Presiden AS) Donald Trump, dan Luke Alexander Denman, juga merupakan ajudan Donald Trump. Mereka dan seluruh anggota kelompok teroris tersebut sudah mengaku,” kata Maduro.

Maduro juga memperlihatkan lambang bendera AS dari seragam para tentara bayaran yang berhasil ditangkap.

“Kami berhasil membongkar rencana penyerbuan para teroris ini dimana kami menjadi korbannya. Kami tahu pemerintah AS mengutus Badan Anti Narkoba (DEA) untuk menyiapkan penyerangan ini dan menugaskan perusahaan swasta, Silver Corp, untuk merencanakannya. Pemerintah AS bertanggung jawab penuh dan terlibat dalam penyerbuan ini, yang berhasil ditaklukkan oleh persatuan rakyat, polisi dan tentara Venezuela,” kata Maduro.

Menurut kronologi yang disampaikan pemerintah Venezuela, serangan tersebut terjadi pada Minggu (3/5) saat fajar di kota pesisir La Guaira. Saat itu aparat Venezuela dilaporkan berhasil menembak mati delapan orang yang berusaha mendekati pelabuhan menggunakan kapal cepat dan menangkap dua orang lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *