Health

Ini Cara Sehat Menghilangkan Lemak Perut Bagian Atas

×

Ini Cara Sehat Menghilangkan Lemak Perut Bagian Atas

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Lemak perut yang menumpuk di area perut bagian atas seringkali menjadi sumber masalah utama terkait berat badan. Meski ada beragam cara untuk memperkuat otot-otot di bagian perut tetapi lapisan lemak mungkin saja masih menumpuk di sana. Hal ini bisa disebabkan karena beberapa faktor, seperti kombinasi genetika/keturunan, gaya hidup, dan diet yang keliru sehingga menyebabkan tubuh masih menyimpan lemak berlebih.

Bagi sebagian orang, daerah perut bagian atas bisa menjadi penumpukan sumber lemak. Oleh karena itu, beberapa cara dilakukan untuk menghilangkan lemak di perut bagian atas tersebut, termasuk olahraga yang memusatkan fokus pada perut bagian atas dan menghilangkan lemak tubuh secara keseluruhan. Latihan kardio dan latihan angkat beban bisa membantu mengurangi kadar lemak pada perut jika diimbangi dengan program penurunan berat badan yang tepat, termasuk penerapan gaya hidup sehat.

Cara Sehat Menghilangkan Lemak Perut Bagian Atas
Dalam usaha menghilangkan lemak perut bagian atas, perlu disadari bahwa hal itu bisa terjadi jika keseluruhan lemak dalam tubuh ikut berkurang. Hal ini bisa terjadi jika pembatasan kalori, latihan beban, dan penyesuaian gaya hidup dilakukan secara bersamaan. Perlu dipahami juga bahwa memiliki lemak dalam tubuh adalah hal normal dan juga berguna bagi kesehatan, asal tidak berlebihan.

Kadar lemak yang terdapat pada tubuh tentunya juga dapat mempengaruhi indeks massa tubuh (Body Mass Index/BMI), meskipun tidak selalu. Karena meskipun nilai IMT di atas normal, tetapi belum tentu menandakan kadar lemak tubuh berlebihan. Berat badan yang ideal sendiri berkisar antara 18,5-24,9 yang dihitung dengan cara: Berat badan (kg) / [tinggi badan (m) x tinggi badan (m)].

Pembatasan kalori dalam asupan makanan
Salah satu cara untuk membakar lemak perut adalah dengan melakukan pembatasan kalori dalam asupan makanan. Tetapi dalam menjalani program defisit kalori, Anda perlu mengetahui beberapa hal yang terkait dengan jumlah kalori yang masuk dan keluar.

Jika jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari sama dengan jumlah kalori yang dibakar melalui aktivitas harian, maka berat badan Anda akan tetap stabil. Kecuali ada faktor lain, misalnya memiliki kondisi gangguan kesehatan yang dapat mempengaruhi berat badan.

Jika ingin menurunkan berat badan atau mengurangi lemak tubuh, maka Anda harus mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada jumlah kalori yang dibakar. Caranya dengan membatasi asupan kalori harian, meningkatkan tingkat aktivitas harian, atau melakukan keduanya.

Untuk membuang satu pon (0,5 kg) lemak, Anda perlu membakar sekitar 3.500 kalori ekstra melalui defisit kalori. Itu berarti bahwa jika Anda secara konsisten membakar 500 kalori lebih banyak daripada yang Anda konsumsi setiap hari, maka Anda akan menurunkan berat badan sekitar satu pon (0,5 kg) per minggu. Tetapi pembatasan kalori yang berlebihan juga tidak dianjurkan bagi kebanyakan orang karena dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Pola diet dan jenis makanan yang dikonsumsi
Dalam menjalani diet untuk membakar lemak perut bagian atas, ada beberapa faktor penting yang perlu diingat. Lemak perut bagian atas juga bisa menjadi tempat penyimpanan cairan tubuh. Efek mengonsumsi natrium, mengalami dehidrasi, dan kekurangan elektrolit dapat menyebabkan cairan tubuh terbatas. Hal tersebut juga dapat membuat perut dan area tubuh lainnya tampak bengkak. Untuk itu, lakukan diet rendah garam saat berusaha menghilangkan lemak di perut.

Adanya lemak pada perut juga bisa dipengaruhi oleh jumlahnya serat yang ada dalam asupan makanan. Saat Anda tidak mengonsumsi serat yang cukup, maka asupan yang masuk ke perut mungkin akan mengendap sehingga sulit untuk keluar dan terbuang dari saluran pencernaan. Oleh karena itu, makan makanan tinggi serat dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan dan menghilangkan lemak perut.

Tak hanya mengurangi jumlah kalori yang masuk ke tubuh, tetapi dengan mengonsumsi makanan berserat juga akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Beberapa contoh makanan yang sebaiknya dihindari saat melakukan proses penurunan berat badan dan lemak perut adalah pati putih (nasi putih), biji-bijian olahan, makanan tinggi gula, ataupun minuman bersoda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *