Meski baru dua kali digelar, capaian tersebut dinilai menjadi indikator awal keberhasilan pendekatan langsung ke masyarakat. Rizwan menyebut respons warga cukup tinggi, terutama di lokasi dengan mobilitas padat.
“Ini baru permulaan. Dengan intensitas yang terus kami tingkatkan, kami optimistis kepatuhan akan terus naik,” katanya.
Ke depan, SIGUNTANG MENYAPA tidak hanya menyasar pusat perbelanjaan, tetapi juga kantor pemerintahan, pasar tradisional, rumah sakit, hingga lingkungan perusahaan swasta dan BUMN.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Dengan mendekatkan layanan ke masyarakat, pemerintah berharap kesadaran pajak tidak lagi menjadi beban, melainkan bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.















