Kencing berbusa yang berlangsung terus-menerus dapat menjadi salah satu gejala gangguan ginjal. Ketika fungsi ginjal menurun, kemampuan organ tersebut untuk menyaring protein menjadi terganggu.
Kapan Harus Waspada?
Segera periksakan diri ke dokter jika kencing berbusa disertai gejala berikut:
- Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau wajah.
- Urine berdarah atau berwarna tidak normal.
- Frekuensi buang air kecil berubah drastis.
- Mudah lelah tanpa sebab yang jelas.
- Tekanan darah tinggi.
- Nyeri saat buang air kecil.
Cara Mencegah dan Mengurangi Risiko
Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:
- Minum air putih yang cukup setiap hari.
- Menjaga tekanan darah dan kadar gula darah tetap normal.
- Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
- Berolahraga secara teratur.
- Menghindari kebiasaan merokok.
Kesimpulan
Kencing berbusa tidak selalu berbahaya. Dalam banyak kasus, kondisi ini hanya disebabkan oleh aliran urine yang kuat atau kurang minum. Namun, jika busa muncul terus-menerus dan tidak kunjung hilang, terutama disertai gejala lain, pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan tidak ada gangguan pada ginjal atau saluran kemih.
Memperhatikan perubahan pada urine merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan lebih dini.













