Di bawah tangga menuju lantai dua, terdapat sebuah ruang kecil, yang digunakan oleh Sayuti Melik mengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan. Dalam pengerjaannya, Sayuti Melik didampingi oleh BM Diah.
4. Ruang pengesahan
Pada ruang ini terdapat sebuah papan di salah satu sisi dinding, dua belas kursi, dan sebuah meja besar. Ruang ini digunakan sebagai tempat disetujuinya konsep naskah proklamasi, serta tempat pengesahan naskah proklamasi yang ditandatangani oleh Soekarno dan Moh Hatta atas nama Bangsa Indonesia.
Pengesahan naskah Proklamasi kemerdekaan Indonesia dihadiri sekitar 40-50 orang dan dilaksanakan pada waktu subuh, sekitar pukul 04.00 WIB, tanggal 17 Agustus 1945, dan bertepatan dengan bulan Ramadan.
Pada lantai dua, terpasang foto para pejuang kemerdekaan dan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia yang tertulis lengkap. Terdapat sebuah patung setengah badan, I Goesti Ketut Poedja, satu-satunya tokoh Bali yang hadir dalam perumusan naskah proklamasi.
Dilengkapi dengan baju dan aksesoris (kacamata, jam) yang dikenakan. Selain itu, terdapat pula benda peninggalan masa itu seperti radio dan pemutar kaset.
Museum Perumusan Naskah Proklamasi ini dibuka setiap hari, kecuali hari Senin dan hari besar nasional, pukul 08.00-16.00 WIB. Museum ini memberikan wawasan tentang semangat para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia. Sehingga sudah seharusnya lanjutkan perjuangan dan cita-citanya dengan terus belajar dan memberi manfaat bagi Bangsa Indonesia.
sumber.detik.com















