HeadlinePeristiwa

Lukisan Binatang Tertua di Dunia Ditemukan di Kalimantan

×

Lukisan Binatang Tertua di Dunia Ditemukan di Kalimantan

Sebarkan artikel ini

KORDANEWS – Lukisan sejumlah binatang yang diyakini sebagai yang tertua di dunia berhasil diidentifikasi dalam sebuah gua di pulau Kalimantan, Indonesia. Karya seni yang diperkirakan berusia setidaknya 40.000 tahun itu dianggap sebagai contoh lukisan figuratif tertua, yang menggambarkan benda-benda nyata seperti aslinya dan bukan dalam bentuk abstrak.

Para peneliti belum yakin hewan apa yang dilukis di dinding gua, tetapi diduga mereka adalah banteng yang saat ini juga hidup di wilayah Kalimantan dan beberapa daerah lain di Indonesia. Hasil penelitian para ahli itu sudah dimuat di Jurnal Nature.

Lukisan ini ditemukan di dalam sejumlah gua yang berdekatan di pegunungan terpencil dan berbukit-bukit Kalimantan Timur. Di dalam gua, ada pula ribuan lukisan prasejarah lainnya, baik dalam bentuk gambar dan citra gambar lainnya, seperti binatang, cetakan tangan, aneka tanda dan simbol-simbol abstrak.

“Ini area yang sangat luas dengan banyak lukisan dan banyak gua – ini penemuan arkeologi skala besar,” kata Prof Francesco d`Errico, ahli seni prasejarah dari Universitas Bordeaux, Prancis, yang tidak terlibat dalam penelitian terbaru.

Adapun peneliti Maxime Aubert, dari Universitas Griffith di Australia, berkomentar: “Gambar seni gua tertua yang kami teliti adalah lukisan besar hewan yang tidak dikenal, mungkin spesies sapi liar yang masih ditemukan di hutan-hutan Kalimantan.”

“Diperkirakan usianya sekitar 40.000 tahun dan saat ini merupakan karya seni figuratif paling tua yang sudah diketahui,” tambahnya.

Hewan-hewan itu tampaknya digambarkan ditembus batang tombak pada bagian tubuhnya, dan merupakan satu dari rangkaian lukisan serupa berwarna merah jingga, yang dibuat dengan pigmen oksida besi. Lukisan-lukisan ini, serta penggambaran hewan lainnya dengan cetakan tangan, tampaknya merupakan fase tertua seni dalam gua, kata peneliti.

Hewan-hewan itu, kata Aubert, “dilukis dengan gaya yang sama, yang menampilkan tubuh besar dengan kaki kecil”. Tentang kesimpulan bahwa usia lukisan hewan itu sekitar 40.000 tahun, Aubert dan rekan-rekannya menggunakan teknik ilmiah pelacakan waktu pada endapan kalsium karbonat yang berdekatan dengan gambar-gambar tersebut.

Para peneliti juga berhasil mendeteksi usia dua coretan tangan berwarna merah jingga, yaitu sekitar 37.000 tahun. Sebuah coretan tangan ketiga – yang cenderung abstrak ketimbang seni figuratif – diperkirakan berusia maksimal 51.800 tahun, bahkan lebih tua dari lukisan hewan-hewan tersebut.

Para peneliti menyimpulkan bahwa seni di dalam gua itu dikembangkan secara lokal di Kalimantan antara sekitar 52.000 dan 40.000 tahun yang lalu. Tahap kedua lukisan di gua ditandai dengan penggunaan cat berwarna ungu, dan diperkirakan usianya antara 16.000 dan 21.000 tahun lalu. Fase ini mencakup beberapa penggambaran wujud nyata manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *