Secara umum Sumsel dapat dikendalikan tetapi tidak mungkin tidak ada masalah, Ia mencontohkan dalam keluarga saja ada masalah. Kapolda berharap masyarakat menjaga keadaan sekarang yang sudah baik seperti kerukunan , kekompakan.
Selanjutnya dalam kata sambutan Alex Noerdin mengatakan Kejaksaan Tinggi Kepolisian TNI dan instasi-intasi terkaitnya sudah menjadikan Sumsel barangkali hanya satu Daerah atau dua atau 3 yang belum pernah ada gesekan atau kerususan antara etnis dan umat beragama di Sumsel
“Disini ada gereja bagus gereja katholik klenteng bagus da juga pura yang bagus dan masjid masjid yang bersejarah, itu tidak pernah yang ada kerusuhan dan merusak tempat ibadah umat beragama di Sumsel,”katanya
Ditambahkannya dengan ketua umum baru (FKUB) dan (FKDM) berharap bisa mensosialisasikan di seluruh Daerah Sumsel bukan hanya di Kota Palembang tapi seluruh Sumsel dan Pemerintah Provinsi akan memfasilitasi untuk keliling mensosialisasikan ke seluruh Daerah Sumsel
“Agar masyarakat se-Sumsel bisa berpartisipasi dan bangga dengan fasilitas di Prov.Sumsel kalau mereka tidak bangga mereka akan cuek aja dengan apa yang ada di Sumsel,”
Selaku ketua FKUB yang dilantik Buya TG KH Drs Thohlon And Raup mengatakan mereka akan keliling Provinsi Sumatera Selatan sehubungan harapan Gubernur agar FKUB dan FKDM bisa mensosialikan program-programnya untuk kerukunan beragama
“Seperti Baturaja, Oku Timur dan Oku Selatan ada rakor dan seminar di Muara enim juga ada rakor dan seminar di Pali dan Prabumulih, untuk kota Palembang ada rakor seminar Musi Banyuasin dan Ogan Ilir jadi regional kami keliling dengan tema mensosialisasi kungkapnya dan baru 17 kabupaten ada rakornas tingkat Provinsi,” tutupnya. (aap)
EDITOR : AWAN
SUMBER : KORDANEWS















