Dengan begitu, Anda dapat terbantu dalam memilih produk pembersih yang tepat dalam mencegah jenggot ketombean.
3. Lakukan eksfoliasi
Cara mencegah jenggot berketombe selanjutnya adalah eksfoliasi. Eksfoliasi adalah teknik untuk mengangkat penumpuk sel-sel kulit mati.
Namun, Anda tidak perlu melakukan hal ini sesering membersihkan jenggot. Seminggu dua kali pun sudah cukup.
Eksfoliasi bisa membantu membersihkan kulit wajah yang ditumbuhi rambut dari sisa sel kulit mati. Kotoran yang tak sepenuhnya terangkat saat mencuci jenggot juga bisa hilang.
Cara ini juga bisa membantu melembutkan rambut yang tumbuh sehingga jadi lebih mudah diatur.
Siapkan sikat dengan bulu yang lembut dan scrub untuk eksfoliasi. Kemudian, bersihkan jenggot Anda dengan air bersih dan usapkan scrub pada jenggot dan kulit dagu atau kulit wajah yang ditumbuhi rambut.
Pijat secara perlahan dan gosok dengan lembut bagian tersebut dengan sikat. Lalu, bersihkan dengan air bersih dan keringkan.
4. Pakai pelembap
Membersihkan jenggot dengan sampo dan eksfoliasi memang bisa mencegah jenggot ketombean. Namun, hal ini juga mungkin saja membuat kulit dagu Anda jadi kering.
Untuk itu, agar kelembapan kulit Anda terjaga sekaligus melindungi kulit, Anda dapat mengoleskan pelembap.
Memilih pelembap untuk kulit dagu dan jenggot tidak boleh sembarangan. Pelembap yang berbentuk losion sering kali meninggalkan residu di jenggot.
Pelembap berbentuk losion juga membuat jenggot jadi lebih lengket sehingga memungkinkan kotoran menempel lebih mudah. Jadi, pilihlah pelembap berbasis minyak yang bisa menyerap baik pada kulit, seperti argan oil.
5. Jangan lupa dicukur
Selain dibersihkan, jenggot juga perlu dicukur secara berkala. Perawatan jenggot ini bisa menjaga tampilan jenggot Anda.
Semakin panjang jenggot Anda, perawatan yang dilakukan juga semakin menantang. Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk membersihkannya dan biaya lebih banyak untuk perawatannya.
Editor :John.W















