KORDANEWS— Dengan menghibahkan anggaran sebesar 68 Triliun oleh Pemerintah Pusat, untuk mendukung pembangunan infrastruktur Provinsi Sumatera Selatan yang masih dilakukan
Oleh karenanya, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Sumsel akan ikut mengambil peran untuk meningkatkan kualifikasi dan kinerja dari pelaku usaha jasa kontruksi seperti akan melakukan sertifikasi mediasi, konsolidasi dan abitrase
Apalagi perkembangan dunia kontruksi di Sumsel sangatlah tinggi, hal tersebut dikatakan Ketua LPJK Sumsel, Iwan Riadi. Namun jika tidak disikapi dengan baik maka hasilnya juga tidak akan baik.
“Oleh karena itu LPJK hadir untuk menjadi wadah pengawasan dan kontrol terhadap pembangunan konstruksi di Sumsel, apalagi dalam rangka Asian Games 2018 kita akan mendukung penuh,” ungkapnya.
Lebih lanjut Iwan juga menyebutkan, selama ini bidang konstruksi Sumsel masih banyak dikuasai oleh orang luar sehingga jasa konstruksi di yang ada di Sumsel hanyan menjadi penonton. “LPJK mau membuat jasa konstruksi meningkatkan kualitas dan kuantitasnya agar bisa turut andil melakukan jasa konstruksi karena jika orang luar yang melakukannya maka PAD kita juga menurun,” urainya.
Ia juga mengungkapkan LPJK Sumsel akan menggandeng dan memberdayakan perguruan tinggi, lembaga riset dan alumni freshgraduate dari sekolah kejuruan atau perguruan tinggi untuk diberikan pelatihan dan sertifikasi keahlian.
“Dengan adanya pelatihan, tenaga jasa konstruksi yang bersertifikasi di Sumsel bisa meningkatkan, target kita dari tiga ribu yang ada saat ini kedepannya bisa mencapai 15 ribu,” kata dia pada awak media saat menggelar jumpa pers, Jumat (24/03).
Ditambahkannya, LPJK Sumsel juga lebih memfokuskan pada pengawasan seluruh proyek jasa konstruksi baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta, jadi jika ada kesalahan konstruksi maka LPJK akan mengambil sikap.
“Seperti Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api kalau bisa kita dilibatkan, jangan sampai orang luar lagi masuk disitu karena PAD pasti berkurang,” harapnya.
LPJK Harus Jadi Wadah Pengawasan Pembangunan di Sumsel















