3. Gastritis
Gastritis disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori yang menyerang lambung. Bakteri ini dapat merusak lapisan pelindung dinding lambung. Ketika lapisan pelindung ini rusak, maka dinding lambung akan teriritasi oleh asam lambung dan meradang. Sejumlah kondisi medis, seperti penyakit Crohn atau radang usus, penyakit celiac atau hipersensitif terhadap gluten, stres berlebih, kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan juga dapat memicu gastritis.
Gejala gastritis selain rasa panas pada perut setelah makan atau berbaring, yaitu:
-Nyeri perut terutama di ulu hati.
-Kehilangan nafsu makan.
-Mual.
-Kembung.
-Cegukan.
Atasi Perut Terasa Panas dengan Cara Ini
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meringankan rasa nyeri atau perut terasa panas adalah:
1. Gaya Hidup Sehat
Disarankan untuk menurunkan berat badan jika mengalami kegemukan atau obesitas, berhenti merokok, batasi konsumsi alkohol, dan lakukan olahraga teratur, untuk memperbaiki kesehatan pencernaan.
2. Pola Makan Sehat
Hindari makanan pedas, asam, makanan berbahan tomat, bawang, mint, kopi, dan cokelat. Ketika berbuka puasa, makan dalam porsi kecil namun lebih sering juga dapat membantu mengatasi gejala.
3. Kelola Stres
Hindari hal-hal yang dapat memperberat stres. Untuk membantu kamu lebih rileks, biasakan diri untuk berolahraga rutin, mengikuti kelas yoga, atau meditasi.(DBS)
Editor : John.W















