KORDANEWS – Jogging jadi salah satu olahraga favorit karena murah, mudah, dan bisa dilakukan siapa saja. Tapi muncul pertanyaan klasik: kapan sebenarnya waktu terbaik untuk jogging? Apakah pagi yang sejuk, sore saat matahari mulai turun, atau malam hari setelah aktivitas selesai?
Jawabannya ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Setiap waktu punya kelebihan dan kekurangannya sendiri.
Jogging di Pagi Hari
Kelebihan:
- Udara lebih segar dan minim polusi.
- Membantu tubuh lebih berenergi dan fokus sepanjang hari.
- Metabolisme tubuh lebih cepat terbakar sejak awal hari.
Kekurangan:
- Butuh disiplin ekstra untuk bangun lebih pagi.
- Jika kurang tidur, tubuh bisa lemas saat berlari.
- Suhu terlalu dingin bisa membuat otot kaku.
Cocok untuk: mereka yang ingin menurunkan berat badan, meningkatkan mood, dan punya waktu luang sebelum beraktivitas.
Jogging di Sore Hari
Kelebihan:
- Otot sudah lebih hangat, risiko cedera lebih kecil.
- Bisa jadi pelepas stres setelah seharian bekerja atau belajar.
- Performa fisik biasanya lebih baik dibanding pagi.
Kekurangan:
- Polusi udara lebih tinggi, terutama di daerah perkotaan.
- Jalanan lebih ramai sehingga bisa kurang nyaman.
Cocok untuk: mereka yang ingin meningkatkan performa lari atau sekadar olahraga santai setelah rutinitas.
Jogging di Malam Hari















